Melinjo sudah lama dikenal sebagai bahan dasar emping. Namun, Bala Hanoman, tanaman ini ternyata punya manfaat yang lebih luas. Melinjo mengandung antioksidan yang berperan dalam membantu menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, kemampuannya beradaptasi di berbagai jenis tanah, bahkan yang kurang subur sekalipun, membuatnya sering dimanfaatkan dalam program penghijauan.
Tanaman ini cocok tumbuh di daerah dengan curah hujan tinggi, tetapi tetap membutuhkan periode musim kemarau yang jelas agar hasilnya optimal. Dalam proses budidaya, melinjo dapat dikembangkan melalui biji maupun teknik vegetatif seperti cangkok atau sambung. Penanaman sebaiknya dilakukan saat awal musim hujan, dengan lahan yang sudah dipersiapkan, termasuk penambahan pupuk kandang untuk mendukung pertumbuhan awal.
Perawatannya pun relatif mudah. Penyiraman rutin diperlukan di awal masa tanam, sementara pemupukan dapat dilakukan beberapa kali dalam setahun. Area sekitar tanaman juga perlu dijaga dari gulma agar tidak mengganggu pertumbuhan. Dengan perawatan yang konsisten, melinjo mampu tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Melinjo dapat tumbuh dari dataran rendah hingga sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Namun, untuk hasil panen yang lebih maksimal, tanaman ini cenderung lebih produktif di dataran rendah, terutama di bawah 400 meter. Pohon melinjo sendiri bahkan bisa tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 25 meter.
Yuk, datang dan eksplor lebih banyak tanaman bermanfaat lainnya, langsung di Kebun Hanoman!