Buah

Petai Cina, Apotek Hidup di Kebun Hanoman

Sering kali kita mengira apotek hanya ada di balik etalase dan rak obat. Padahal, alam telah lebih dulu menyediakannya. Di sudut-sudut kebun, tumbuh tanaman sederhana bernama petai cina yang kerap terlewatkan. Padahal, tanaman ini menyimpan banyak manfaat, mulai dari pelengkap olahan makanan hingga bahan pengobatan tradisional yang telah digunakan secara turun-temurun. Di Kebun Hanoman, petai cina menjadi pengingat bahwa alam bukan sekadar pemandangan hijau, melainkan sumber kehidupan yang nyata.

Petai cina mengandung berbagai zat penting seperti serat, protein, lemak, dan karbohidrat. Daunnya juga mengandung sejumlah vitamin, antara lain vitamin A, B1, dan C. Beberapa bagian tanaman ini dimanfaatkan sebagai herbal, salah satunya adalah bijinya. Biji petai cina mengandung senyawa alami seperti alkaloid, saponin, flavonoid, dan tannin. Dalam pengobatan tradisional, biji yang telah tua dan dikeringkan kerap digunakan oleh penderita kencing manis dan cacingan dengan cara diseduh menggunakan air panas. Ramuan ini memiliki rasa yang netral dengan sedikit pahit. Selain bijinya, pucuk daun petai cina juga dikenal dapat membantu mengatasi luka akibat benda tajam, sementara daunnya sering diremas dan ditempelkan pada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan.

Manfaat petai cina juga mulai dilirik melalui pendekatan ilmiah. Salah satunya ditunjukkan dalam penelitian yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang mengolah petai cina menjadi mie. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kandungan di dalam petai cina berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah.

Namun demikian, layaknya bahan alami lainnya, petai cina tetap memiliki batas dalam penggunaannya. Tanaman ini mengandung mimosine, yaitu sejenis asam amino yang bersifat toksik apabila dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, pemanfaatan petai cina sebagai obat sebaiknya dilakukan secara bijak dan, bila perlu, dikonsultasikan terlebih dahulu kepada ahli atau tenaga kesehatan.

Di Kebun Hanoman, petai cina tumbuh sebagai bagian dari keberagaman tanaman yang mengajarkan kita untuk kembali mengenal alam dengan lebih dekat. Berkunjung ke Kebun Hanoman bukan sekadar berjalan-jalan, tetapi juga belajar bahwa banyak solusi hidup sederhana telah lama tumbuh di sekitar kita. Yuk, datang ke Kebun Hanoman dan temukan cerita serta manfaat alam yang sering terlupakan.

Buah

Kenapa Arabika Lebih Sensitif tapi Lebih Kaya Rasa